Menulis salah satu alasan seseorang merasa tenang

Bercandanya seseorang, mau itu anak-anak, remaja ataupun orang dewasa, sebenarnya bukan menjadi gambaran bahwa orang itu bahagia. terkadang malah sebaliknya. bahwa bercanda hanya akan menjadi alasan bertahan dalam menjalani hari-harinya.

dalam keadaan sadar orang tersebut dapat berfikir dengan jernih. kadang juga orang tersebut berfikir bah kan berbuat di luar nalar.

berikut beberapa alasan seseorang

Renunganku

Sebelum saya berada di fase ini. Saya dulunya tidak sendirian. Saya tidak merasa sepi tidak merasa kosong tanpa kekasih. Dahulu saya punya kekasih baik. Tak hanya selalu ada, dia  menemaniku kurang lebih sejak 2009 hingga dia meninggal dunia di tahun 2016 karena kanker yang dia derita. Rentang waktu yang tidak sebentar. Saya ingat betul kata-kata yang selalu saya ucapkan untuknya, perilaku yang tidak sopan. Yang saya ingat betul. Saya selalu mengatakannya bodoh, saya katakan dia tidak peka dan merasa dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk saya. Semua yang dia lakukan saya anggap sepelah. Entah apa sebenarnya yang ada dipikiran saya saat itu. Begitu egoisnya saya ini. Tapi dia menahan amarahnya padaku, sekalipun ucapan kasar yang saya bilangbil dia. Kalau mau dipikir ada beberapa prestasi yang buat dirinya bisa berbangga hati. Dia menjadi seorang ketua Himpunan dan ketua kelas dan dia mampu mendapatkan uang dengan keringatnya sendiri dan masih ada beberapa kelebihan dia yang saya ingat yang belum tentu saya bisa melakukannya. Saya renungkan kata-kata itu malam ini tepat di jam 2.20 am di hari Selasa 25 September 2018. Sungguh saya merasa hina. Yang bbodohitu ternyata adalah saya. Yang sama sekali tidak pernah menghargai apa yang dilakukan, tidak memahami keadaan terlebih dahulu yang ada saya mengedepankan keegoissanku yang tidak tentu dan jelas kemana arah pikiran saya. Tidak ada yang bisa saya lakukan sekarang selain berdoa pada ALLAH. Semoga dia bisa tenang di Sana… Amin amin amin YAA RABBALLAMIN.

Hal lain yang saya ingat betul. Walaupun dia baik, care sama semua orang. Bagiku dulu itu tidak akan membuat orang lain suka padanya karena parasnya yg pas-passan. Tidak jarang saya selalu bilang padanya kalau dia tidak setampan orang-orang. Sebenarnya ketampanan bukan jadi prioritas bagi saya. Tapi saya mengucapkan hal itu karena sedang tidak sadar atau emosi. Terkadang, memang kalau saya emosi tidak bisa mengendalikan diri. Dulu waktu saya belum bisa memahami keadaan.

Sampai saat ini sepeninggalan dia 13 Maret 2016. Belum ada laki-laki yang menghampiriku. Dulu pernah tapi hanya sekedar saja, saya merasa hanya dipermainkan. Laki-laki itu sama sekali hanya mengabaikan saya. Sebenarnya akibat kecerobahan saya yang mau kenal via hp. Sampai sayasberfikir laki-laki itu menghindari karena parasku yang biasa saja.

Semua kata-kata yang saya lempar ke dia (almarhum) serasa saya sedang melempar boomerang yang akan kembali padaku. Tersisa penyesalan saat ini. Akibat ketidakpahamanku perjuangan seorang Gun dikala dia masih hidup. Dia memperjuangkan hidupnya untuk terlihat tampan dengan menjaga sholatnya, rajin mandi, berbuat baik pada orang lain dan membagi waktunya yang mana prioritas dan mana yang bisa dilakukan agak belakangan. Ternyata semua itu tidak semudah bercerita, tidak semua saat aku melontarkan amarahku.

Sekarang aku hanya bisa menyesali dan sedang merasakan yang namanya berjuang untuk memperbaiki kondisi hati dan perasaanku. Yang dulunya tidak melihat itu semua. Dulunya berada pada zona nyaman tidak melihat dunia lebih jauh dan berbangga diri pada kehidupan saya kala itu. Saya sedang berjuang saat ini. Berharap catatan ini akan menjadi titik balik saya menjadi orang yang lebih mampu berpikir positif lagi. Tidak ada kata terlambat. Selamat Berjuang. Dear Dilha_2018 ❤

Yogyakarta

Bagaimana Saya Mengatasi Bosan Kalau Lagi Menghampiri

1. Nonton Net.tv

Bagi saya Net.tv selalu menyajikan acara-acara yang menarik dan sedikit berbeda dengan saluran tv lainnya. Sedikit gosipnya dan selerah humornya menurut saya pas tidak terlalu berlebih namun tetap ada sedikit unsur educationnya.

2. Nonton Youtube. Specially akun si ‘Kevin Hendrawan’

Kalau tiap kali aku nontonin dia seketika mood aku bangkit. Karena dia tidak hanya tjakep tapi informatif. Tentang kehidupan, perjuangan dan terkadang ngasih kita ilmu tentang apa yg terjadi sekarang. Contoh : tentang kenaikkan dollar terhadap rupiah .

3. Telfon Teman Dekat atau telfon keluarga

Nah, aktivitas ini juga bisa buat saya nostalgia bersama teman lama yang paling di percaya juga se-passion dan keluarga yang jauh apalagi saya lagi diprantauan tidak jarang setelah aku selesai nelfon buat saya sedikit senang karena selalu bahas buat kita senang dan bahagia.

4. Jalan Bareng Teman

Hangout juga salah satu cara mengatasi bosan. Selain kita dapat situasi baru untuk refreshing kita bisa bertukar pikiran. Tentang musik, tentang Indonesia, tentang dunia, tentang kuliah.

5. Tadarrus “Ini Cara yang Paling Mantul (mantap betul)”

Ini diatas segala cara saya lakukan. Terkadang setelah baca Al-Qur’an hati jadi tenang, apalagi kalau dibaca pas malem. Ingin rasanya cepat tidur dan bangun segera beraktivitas seperti biasanya dengan perasaan yang riang gembira.

Masih banyak sih. Tapi aktivitas ini yang nyaris saya lakukan. Setelah saya menuliskan tulisan ini perasaanku agaik tenang karena sebelum ini perasaanku lagi bosan. Tulisan ini jadi dalam kurang waktu 30 menit.

Alhamdulillah selesai juga. Saya senang juga telah menuliskan.

Curhatku, Inginku.

Kepala sakit tanda kepala kita sedang membutuhkan istirahat.

Setidaknya berhenti sejenak dari memikirkan hal-hal yang membuatmu penat.

Baringkan badanmu untuk beberapa saat untuk mengembalikan energy kamu lagi.

Pikiran dan badan kita sudah saling connect persoalan ini.

Tetapi kadang sakit kepala bisa hilang seketika bila kita langsung mengatasintya dengan minum obat.

Sama kayak hidup. terkadang buat aku pusing penat. semua butuh solusi.

Aku rasa, aku sudah cukup beristirahat.

Sudah cukup refreshing, tetap saja kurang.
Ada yang kurang. Ada yang tidak ku punya.
Padahal aku punya segudang hal yang ku inginkan.
Ternyata setelah aku pikir dan ingat kembali.
Nyatanya tubuhku butuh kekasih.
Tubuhku ingin kekasih. tubuhku mau kekasih.
Lelahku ini lelah batin. Akankah Tuhan segera meng-iya-kan doaku ini?
Akankah segera terkabul. yah, Semoga saja.
Harapku semoga disegerakan. Amin…
Agar aku bisa mengatasi buah dari hasil pikiranku ini.